Memasuki tahun ajaran baru, banyak orang tua dan siswa mulai mencari informasi mengenai cara isi Tes dan Survei MPLS Ramah 2026. Hal ini tidak lepas dari perubahan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang kini tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga mengumpulkan informasi awal mengenai kondisi peserta didik.
Tahun 2026 menjadi pertama kalinya orang tua murid jenjang TK dan SD ikut berperan langsung dalam mengisi instrumen yang telah disiapkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Sementara itu, siswa SMP, SMA, dan SMK mengerjakan survei secara mandiri melalui sistem daring.
Data yang diperoleh nantinya akan membantu sekolah mengenali karakter, kemampuan belajar, kondisi sosial-emosional, hingga minat setiap peserta didik. Dengan begitu, sekolah dapat memberikan pendampingan yang lebih sesuai sejak awal tahun pelajaran.
Pengisian tes dan survei ini telah dibuka mulai 6 Juli 2026 dan dijadwalkan berlangsung hingga 24 Juli 2026. Bagi sekolah yang mengalami kendala tertentu, pemerintah masih memberikan waktu tambahan hingga 31 Juli 2026, meski penyesuaian tersebut akan berpengaruh pada jadwal penerbitan laporan hasil.
Apa Itu Tes dan Survei MPLS Ramah 2026?
Tes dan Survei MPLS Ramah merupakan instrumen yang dikembangkan untuk membantu sekolah memperoleh gambaran awal mengenai peserta didik baru. Berbeda dengan ujian akademik, instrumen ini tidak menentukan nilai maupun kelulusan.
Jawaban yang diberikan digunakan sebagai bahan pemetaan agar guru dapat memahami kebutuhan belajar setiap siswa sejak hari pertama masuk sekolah. Karena itu, seluruh pertanyaan diharapkan diisi dengan jujur sesuai kondisi sebenarnya.
Bagi siswa TK dan SD, proses pengisian dilakukan oleh orang tua atau wali murid. Sedangkan peserta didik jenjang SMP, SMA, dan SMK mengerjakan survei secara mandiri.
Data yang Harus Disiapkan Sebelum Mengisi
Sebelum membuka halaman tes, pastikan seluruh data yang diperlukan sudah tersedia. Dengan begitu, proses pengisian bisa berlangsung lebih cepat tanpa harus keluar masuk sistem.
Data yang dibutuhkan meliputi:
- Kode unik tes yang diberikan pihak sekolah.
- Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).
- Perangkat berupa HP, laptop, atau komputer yang terhubung ke internet.
Apabila siswa baru belum memiliki NISN resmi, sistem menyediakan kode pengganti sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.
Cara Isi Tes dan Survei MPLS Ramah 2026
Proses pengisian sebenarnya cukup sederhana selama seluruh data sudah dipersiapkan sebelumnya. Berikut langkah-langkahnya.
- Buka browser pada HP atau laptop.
- Masuk ke laman https://karakter.data.kemendikdasmen.go.id/mpls/.
- Klik tombol Kerjakan Tes.
- Masukkan kode unik yang diperoleh dari sekolah.
- Pilih Lanjutkan.
- Pastikan nama sekolah dan NPSN yang muncul sudah sesuai.
- Masukkan NISN peserta didik.
- Jika belum memiliki NISN, gunakan kode 1234567890 sesuai petunjuk sistem.
- Klik Lanjutkan.
- Tunggu hingga muncul notifikasi bahwa data berstatus VALID.
- Tekan tombol Kerjakan Tes.
- Sistem akan mengarahkan ke Google Form.
- Baca seluruh petunjuk dengan teliti.
- Isi semua pertanyaan sampai selesai.
- Klik Kirim atau Submit.
- Pengisian dinyatakan berhasil apabila muncul ucapan “Terima kasih telah berpartisipasi dalam tes ini.”
Apabila formulir utama tidak terbuka, tersedia pilihan Alternatif 1 Kerjakan Tes maupun Alternatif 2 Kerjakan Tes yang dapat digunakan.
Cara Mendapatkan Kode Unik Tes MPLS Ramah 2026
Banyak orang tua mengira kode unik dapat diperoleh langsung melalui situs kementerian. Padahal, kode tersebut hanya dapat dibagikan oleh pihak sekolah.
Kepala sekolah atau operator sekolah terlebih dahulu masuk ke portal pengelolaan menggunakan akun resmi Pusdatin. Setelah berhasil login, sistem akan menampilkan daftar kode unik sesuai jenis instrumen yang akan digunakan.
Selanjutnya, kode tersebut dibagikan kepada orang tua maupun peserta didik agar dapat digunakan saat mengakses tes.
Langkah Operator Sekolah Mengambil Kode Unik
Pengambilan kode unik dilakukan melalui akun resmi sekolah. Secara umum prosesnya meliputi:
- Membuka laman https://karakter.data.kemendikdasmen.go.id/.
- Login menggunakan akun SSO Pusdatin.
- Memasukkan email dan kata sandi.
- Melakukan verifikasi OTP melalui Google Authenticator atau Microsoft Authenticator.
- Masuk ke dashboard sekolah.
- Menyalin kode unik yang tersedia.
- Membagikan kode tersebut kepada peserta didik sesuai kebutuhan.
Karena kode berasal dari sistem sekolah, siswa maupun orang tua tidak dapat membuat atau meminta kode secara mandiri melalui portal.
Jika Mengalami Kendala Saat Mengisi
Beberapa kendala yang sering muncul biasanya berkaitan dengan data yang belum sesuai atau koneksi internet yang kurang stabil.
Apabila muncul status NISN tidak valid, pastikan nomor yang dimasukkan sudah benar. Jika tetap tidak bisa diproses, segera hubungi operator sekolah untuk memastikan data yang tersimpan di sistem.
Begitu juga apabila kode unik tidak dapat digunakan. Kemungkinan terdapat kesalahan penulisan atau kode yang diberikan belum sesuai dengan instrumen yang akan dikerjakan.
Sementara jika Google Form tidak muncul setelah menekan tombol Kerjakan Tes, gunakan tautan alternatif yang sudah tersedia pada halaman tersebut.
Mengapa Tes Ini Penting?
Tes dan Survei MPLS Ramah bukan sekadar formalitas saat memasuki tahun ajaran baru. Informasi yang dikumpulkan menjadi dasar bagi sekolah dalam memahami kondisi setiap peserta didik sejak awal.
Melalui hasil tersebut, guru dapat mengenali kebutuhan belajar, kemampuan berkonsentrasi, kondisi sosial-emosional, hingga potensi yang dimiliki masing-masing siswa. Pendekatan seperti ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, inklusif, dan mendukung perkembangan anak sesuai kebutuhannya.
Karena itu, pengisian instrumen sebaiknya dilakukan dengan teliti dan jujur agar data yang diterima sekolah benar-benar menggambarkan kondisi peserta didik.