Cara Menutup Kartu Kredit BNI Tanpa Ribet, Simak Syarat, Langkah, dan Biayanya

Kartu kredit menjadi salah satu alat pembayaran yang praktis untuk berbagai kebutuhan. Namun, ada kalanya kartu sudah tidak lagi digunakan karena ingin mengurangi pengeluaran, menghindari biaya tahunan, atau beralih ke produk perbankan lain.

Proses cara menutup kartu kredit BNI sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Selama seluruh kewajiban telah diselesaikan dan mengikuti ketentuan dari Bank BNI, permohonan penutupan kartu dapat diproses dengan cukup cepat.

Sebelum mengajukan penutupan, penting untuk memastikan tidak ada tagihan yang tertunggak, cicilan yang masih berjalan, maupun transaksi yang belum tercatat. Dengan begitu, proses penutupan bisa berjalan lebih lancar tanpa kendala di kemudian hari.

Syarat yang Perlu Disiapkan Sebelum Menutup Kartu Kredit BNI

Penutupan kartu kredit tidak bisa dilakukan secara langsung apabila masih terdapat kewajiban yang belum diselesaikan. Bank akan melakukan pengecekan terhadap status kartu sebelum menyetujui permohonan.

Berikut beberapa syarat yang umumnya perlu dipenuhi.

PersyaratanKeterangan
Seluruh tagihan lunasTidak ada sisa saldo maupun bunga berjalan
Tidak memiliki cicilan aktifSemua program cicilan telah selesai
Tidak ada transaksi tertundaTermasuk transaksi yang masih diproses (pending)
Identitas pemilik kartuKTP atau identitas lain yang masih berlaku
Kartu kreditDisiapkan jika diminta saat datang ke kantor cabang

Apabila masih terdapat tagihan berjalan, pelunasan harus dilakukan terlebih dahulu sebelum permohonan penutupan diproses.

Cara Menutup Kartu Kredit BNI

BNI menyediakan beberapa cara yang dapat dipilih sesuai kebutuhan. Masing-masing memiliki proses yang hampir sama karena tetap memerlukan verifikasi data pemilik kartu.

Menghubungi BNI Call

Cara yang paling praktis adalah menghubungi layanan pelanggan BNI melalui BNI Call.

Langkah-langkahnya sebagai berikut.

  • Hubungi layanan BNI Call melalui nomor resmi yang tersedia di situs BNI.
  • Pilih layanan kartu kredit.
  • Lakukan verifikasi data sesuai permintaan petugas.
  • Sampaikan permohonan penutupan kartu kredit.
  • Ikuti instruksi hingga proses selesai.
  • Minta nomor laporan atau bukti permohonan sebagai arsip.

Petugas biasanya akan memastikan kembali bahwa seluruh kewajiban telah diselesaikan sebelum proses penutupan dilakukan.

Datang ke Kantor Cabang BNI

Sebagian pemegang kartu lebih memilih datang langsung ke kantor cabang karena dapat berkonsultasi secara langsung dengan petugas.

Dokumen yang biasanya dibutuhkan meliputi:

  • KTP.
  • Kartu kredit BNI.
  • Buku tabungan (jika diperlukan).

Petugas akan membantu proses verifikasi sekaligus memastikan tidak ada kendala administrasi.

Apakah Ada Biaya Menutup Kartu Kredit BNI?

Banyak yang mengira penutupan kartu kredit selalu dikenakan biaya tambahan. Pada umumnya, BNI tidak mengenakan biaya khusus hanya untuk proses penutupan kartu.

Namun, biaya tetap dapat muncul apabila masih terdapat kewajiban seperti:

  • Tagihan yang belum dibayar.
  • Bunga berjalan.
  • Denda keterlambatan.
  • Biaya tahunan yang sudah terlanjur dibebankan.

Karena itu, pengecekan tagihan terakhir menjadi langkah penting sebelum mengajukan penutupan.

Hal yang Sering Terlewat Sebelum Kartu Ditutup

Tidak sedikit pemegang kartu yang langsung mengajukan penutupan tanpa memeriksa seluruh aktivitas transaksi. Kondisi ini bisa menyebabkan permohonan tertunda.

Beberapa hal yang perlu diperiksa antara lain:

  • Cashback yang belum masuk.
  • Poin reward yang masih tersimpan.
  • Auto debit atau pembayaran otomatis.
  • Langganan aplikasi digital.
  • Cicilan dengan kartu kredit.
  • Transaksi yang masih berstatus pending.

Jika terdapat layanan berlangganan seperti platform streaming, marketplace, atau aplikasi lainnya yang masih menggunakan kartu kredit sebagai sumber pembayaran, sebaiknya ubah metode pembayaran terlebih dahulu agar tidak terjadi penolakan transaksi di kemudian hari.

Apakah Riwayat Kredit Akan Hilang?

Menutup kartu kredit bukan berarti menghapus riwayat penggunaan kartu. Riwayat pembayaran tetap tercatat sebagai bagian dari informasi kredit.

Justru apabila kartu ditutup setelah seluruh tagihan dilunasi tepat waktu, riwayat tersebut dapat menunjukkan rekam pembayaran yang baik.

Sebaliknya, apabila penutupan dilakukan saat masih memiliki tunggakan, catatan tersebut dapat memengaruhi penilaian kredit di masa mendatang.

Setelah Kartu Ditutup, Apa yang Perlu Dilakukan?

Proses penutupan sebaiknya tidak berhenti setelah menerima konfirmasi dari pihak bank. Masih ada beberapa langkah yang penting dilakukan agar tidak muncul kendala di kemudian hari.

Beberapa di antaranya yaitu:

  • Simpan bukti penutupan kartu.
  • Pastikan status kartu benar-benar sudah tidak aktif.
  • Periksa kembali tagihan pada bulan berikutnya.
  • Hancurkan kartu kredit dengan memotong bagian chip dan pita magnetik agar tidak dapat disalahgunakan.

Langkah sederhana tersebut dapat memberikan rasa aman sekaligus menghindari penyalahgunaan data kartu.

Tidak Selalu Perlu Ditutup, Ada Pilihan Lain

Dalam beberapa kondisi, penutupan kartu kredit bukan satu-satunya pilihan. Misalnya, apabila kartu masih jarang digunakan tetapi tetap ingin dipertahankan untuk keadaan darurat.

Beberapa bank terkadang menawarkan solusi seperti pengurangan limit, penghapusan biaya tahunan dengan syarat tertentu, atau perubahan jenis kartu ke produk yang lebih sesuai dengan kebutuhan. Pilihan tersebut dapat dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum memutuskan menutup kartu secara permanen.

Bagi yang memiliki lebih dari satu kartu kredit, mempertahankan satu kartu dengan penggunaan yang sehat juga dapat membantu menjaga riwayat kredit tetap aktif, selama penggunaannya tetap terkendali dan seluruh tagihan dibayar tepat waktu.

Langkah Terakhir Sebelum Mengajukan Penutupan

Menutup kartu kredit BNI dapat dilakukan dengan mudah selama seluruh persyaratan telah dipenuhi. Hal terpenting adalah memastikan tidak ada tagihan, cicilan, maupun transaksi yang masih berjalan agar proses penutupan tidak mengalami hambatan.

Sebelum permohonan diajukan, luangkan waktu untuk mengecek poin reward, layanan auto debit, serta simpan bukti penutupan setelah proses selesai. Dengan persiapan yang tepat, kartu kredit dapat dinonaktifkan tanpa menimbulkan masalah di kemudian hari.

Leave a Comment