Verval PD New2 Dapodikdasmen 2026: Cara Login dan Perbaiki Data Peserta Didik

Data peserta didik yang masuk ke Dapodik tidak selalu langsung terbebas dari masalah. Nama bisa berbeda dengan dokumen kependudukan, NIK belum sesuai, NISN mengalami residu, bahkan satu peserta didik dapat terbaca sebagai data ganda. Kondisi seperti ini biasanya perlu ditangani melalui Verval PD New2 Dapodikdasmen.

Verval PD atau Verifikasi dan Validasi Peserta Didik digunakan untuk membantu satuan pendidikan memastikan data siswa yang tersimpan dalam sistem pendidikan sesuai dengan dokumen yang sebenarnya. Bagi operator sekolah, layanan ini menjadi salah satu bagian penting ketika terdapat data peserta didik yang tidak dapat diperbaiki hanya melalui aplikasi Dapodik.

Kebutuhan melakukan verval juga semakin penting karena data Dapodik digunakan sebagai dasar berbagai program pendidikan. Kemendikdasmen menegaskan bahwa pemutakhiran Dapodik menjadi bagian penting dalam penentuan sasaran sejumlah program pemerintah, sehingga sekolah diminta mengisi data secara benar dan sesuai kondisi di lapangan.

Baca juga: Cara Mengatasi Data Siswa EMIS 4.0 Tidak Sinkron dengan Portal BOS

Verval PD New2 Digunakan untuk Menangani Data Peserta Didik

VervalPD merupakan layanan verifikasi dan validasi data peserta didik yang digunakan oleh satuan pendidikan untuk menangani persoalan data siswa. Layanan ini berbeda dengan aplikasi Dapodik yang digunakan untuk melakukan pendataan utama di tingkat sekolah.

Pada kondisi tertentu, perubahan data peserta didik tidak cukup dilakukan dengan mengedit isian di Dapodik. Data yang sudah masuk dalam sistem pusat dan berkaitan dengan identitas peserta didik dapat memerlukan proses verifikasi melalui VervalPD.

Beberapa persoalan yang biasanya berkaitan dengan VervalPD antara lain NISN tidak valid, NIK tidak sesuai, identitas peserta didik berbeda dengan dokumen resmi, data siswa ganda, serta persoalan peserta didik yang berpindah sekolah.

Kemendikdasmen sendiri menjelaskan bahwa proses verifikasi dan validasi data peserta didik dilakukan secara berjenjang. Dalam penanganan data tertentu, sekolah asal dan sekolah tujuan juga memiliki peran masing-masing dalam melakukan verifikasi melalui VervalPD.

Link Verval PD New2 Dapodikdasmen

Laman yang selama ini digunakan untuk mengakses VervalPD New2 adalah:

VervalPD New2: vervalpdnew2.data.kemdikbud.go.id

Perlu diperhatikan bahwa alamat tersebut masih menggunakan domain kemdikbud.go.id, meskipun kementerian saat ini telah menggunakan nomenklatur Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Sejumlah sumber yang masih digunakan operator sekolah pada 2026 juga merujuk ke alamat VervalPD New2 tersebut. Namun, ketika laman mengalami gangguan atau tidak dapat dibuka, operator sebaiknya memeriksa pengumuman dan layanan terbaru dari Kemendikdasmen karena sistem pendidikan terus mengalami penyesuaian.

Login Verval PD Menggunakan Akun Operator

Akses VervalPD tidak ditujukan untuk siswa atau orang tua secara umum. Pengelolaan data dilakukan oleh pihak sekolah yang memiliki kewenangan, terutama operator satuan pendidikan.

Pada proses login, pengguna diarahkan ke sistem autentikasi atau SSO yang terhubung dengan akun pengelola data pendidikan. Karena itu, akun yang digunakan harus sudah terdaftar dan memiliki hak akses yang sesuai.

Secara umum, langkah login dapat dilakukan sebagai berikut:

  1. Buka laman VervalPD New2.
  2. Pilih menu atau halaman login.
  3. Masuk menggunakan akun yang terdaftar.
  4. Ikuti proses autentikasi apabila sistem meminta verifikasi tambahan.
  5. Setelah berhasil, periksa nama dan satuan pendidikan yang tampil.
  6. Masuk ke menu peserta didik atau residu sesuai kebutuhan.

Sistem login dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Karena itu, jika tampilan halaman tidak sama dengan tutorial lama, jangan menggunakan langkah lama secara mentah. Perhatikan menu yang muncul setelah login dan ikuti mekanisme autentikasi yang diberikan sistem.

Mengapa Data Siswa Bisa Masuk Residu?

Istilah residu sering membuat operator bingung karena data siswa sebenarnya sudah ada di Dapodik. Residu tidak selalu berarti siswa tidak terdaftar. Status tersebut biasanya menunjukkan adanya data yang belum dapat dipadankan atau masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut.

Masalah dapat muncul karena identitas peserta didik di Dapodik berbeda dengan data referensi kependudukan atau data induk peserta didik. Perbedaan nama, tanggal lahir, NIK, nama ibu kandung, maupun NISN dapat menjadi penyebab perlu dilakukan verifikasi.

Data residu perlu diperiksa secara teliti sebelum melakukan perubahan. Operator sebaiknya membandingkan data yang tampil dengan dokumen resmi seperti akta kelahiran, kartu keluarga, atau dokumen lain yang digunakan sebagai dasar identitas peserta didik.

Jangan melakukan perubahan hanya berdasarkan perkiraan. Kesalahan memperbaiki satu kolom dapat menimbulkan masalah baru pada proses pemadanan data.

Baca juga: Contoh Latihan Soal ANBK Kelas 5 Lengkap dengan Jawaban dan Pembahasan

Cara Mengecek Residu Peserta Didik di VervalPD

Setelah berhasil login, operator dapat memeriksa daftar peserta didik yang membutuhkan verifikasi. Menu yang tersedia dapat mengalami perubahan sesuai pembaruan sistem, tetapi konsepnya tetap berpusat pada pemeriksaan data peserta didik dan kualitas data.

Langkah yang dapat dilakukan:

  • Login ke VervalPD.
  • Buka bagian Residu jika tersedia.
  • Periksa daftar peserta didik.
  • Lihat jenis masalah yang ditampilkan.
  • Buka detail peserta didik.
  • Bandingkan data dengan dokumen resmi.
  • Tentukan apakah masalah berkaitan dengan NISN, identitas, NIK, atau data lainnya.
  • Lakukan perbaikan sesuai kewenangan dan prosedur yang tersedia.

Pada persoalan e-Ijazah, misalnya, data peserta didik yang masuk dalam residu NISN atau NIK perlu ditangani melalui VervalPD. Sumber pendidikan yang membahas proses tersebut juga mengarahkan operator untuk memeriksa menu residu dan memilih perbaikan sesuai jenis masalah.

Perbaikan NISN Dilakukan Jika Data Masuk Residu

NISN merupakan identitas unik peserta didik yang digunakan dalam berbagai layanan pendidikan. Karena itu, kesalahan NISN perlu segera diperiksa, terutama ketika data tersebut berkaitan dengan kelulusan, ijazah, asesmen, atau program pendidikan lainnya.

Jika residu menunjukkan persoalan NISN, operator perlu membuka detail siswa dan memastikan bahwa peserta didik yang diperiksa memang benar siswa yang dimaksud.

Dokumen pendukung menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Nama lengkap, tanggal lahir, nama ibu kandung, NIK, dan informasi lain sebaiknya dibandingkan sebelum mengajukan perubahan.

Jangan mengganti NISN hanya karena nomor yang muncul dianggap berbeda dengan catatan sekolah. Perlu dipastikan terlebih dahulu apakah siswa tersebut benar-benar memiliki NISN lain atau terjadi persoalan pemadanan data.

Data NIK Tidak Sesuai Bisa Diperiksa Melalui VervalPD

Selain NISN, NIK menjadi bagian penting dalam pemadanan identitas peserta didik. Data NIK yang salah atau tidak sesuai dengan dokumen kependudukan dapat menyebabkan peserta didik masuk dalam daftar residu.

Jika masalahnya berada pada identitas, operator perlu mengecek data berdasarkan dokumen resmi. Penulisan nama juga perlu diperhatikan karena satu huruf yang berbeda dapat menyebabkan data sulit dipadankan.

Proses perbaikan sebaiknya dilakukan setelah dokumen pendukung tersedia. Untuk data kependudukan, dokumen dari Dukcapil seperti Kartu Keluarga dapat dijadikan acuan sesuai kebutuhan verifikasi.

Kemendikdasmen juga menekankan pentingnya pemutakhiran Dapodik secara jujur dan objektif karena data tersebut digunakan pemerintah sebagai dasar analisis dan penentuan sasaran program pendidikan.

Nama dan Tanggal Lahir Harus Sesuai Dokumen

Perbedaan nama merupakan salah satu persoalan yang sering ditemukan dalam data peserta didik. Misalnya, nama pada Dapodik menggunakan singkatan, sementara akta kelahiran menampilkan nama lengkap.

Perbedaan tanggal lahir juga perlu diperiksa. Kesalahan tanggal, bulan, atau tahun lahir dapat menyebabkan sistem gagal mencocokkan peserta didik dengan data lainnya.

Sebelum mengajukan perubahan, operator dapat mencatat data yang tampil dalam sistem kemudian membandingkannya satu per satu dengan dokumen peserta didik.

Data Peserta DidikDokumen Pembanding
Nama lengkapAkta kelahiran/Kartu Keluarga
NIKKartu Keluarga/dokumen kependudukan
NISNData peserta didik dan hasil verifikasi
Tempat lahirAkta kelahiran
Tanggal lahirAkta kelahiran/Kartu Keluarga
Nama ibu kandungAkta kelahiran/Kartu Keluarga
Jenis kelaminDokumen identitas
Status sekolahData Dapodik dan dokumen perpindahan

Pencocokan seperti ini membantu operator menghindari perubahan data secara sembarangan.

Data Siswa Ganda Memerlukan Pemeriksaan Lebih Teliti

Persoalan lain yang cukup sering muncul adalah peserta didik tercatat di lebih dari satu sekolah. Kondisi tersebut dapat terjadi ketika siswa berpindah sekolah tetapi data di sekolah asal belum selesai diproses atau terdapat pencatatan ganda.

Operator perlu memastikan terlebih dahulu bahwa data tersebut memang merujuk kepada orang yang sama. Nama yang sama saja belum cukup untuk menyatakan bahwa dua data merupakan siswa ganda.

Informasi seperti NISN, NIK, tanggal lahir, nama ibu kandung, serta riwayat sekolah perlu dibandingkan. Jika memang terjadi data ganda, proses pengeluarannya harus mengikuti prosedur VervalPD yang tersedia.

Dokumen atau surat yang berkaitan dengan perpindahan siswa juga dapat diperlukan dalam proses tersebut. Dalam panduan VervalPD yang digunakan operator, pengajuan siswa tercatat ganda melibatkan pemeriksaan data, pengisian informasi sekolah asal, serta unggah dokumen pendukung.

Siswa Pindah Sekolah Tidak Langsung Dihapus

Ketika seorang siswa pindah sekolah, operator sekolah asal sebaiknya tidak sembarangan menghapus data. Riwayat pendidikan peserta didik perlu tetap dapat ditelusuri.

Dalam sistem verifikasi data pendidikan, sekolah asal memiliki peran untuk memberikan informasi mengenai sekolah tujuan bagi peserta didik yang melanjutkan atau berpindah. Selanjutnya, sekolah tujuan dapat melakukan verifikasi dan validasi sesuai prosedur.

Cara ini membantu menjaga kesinambungan riwayat pendidikan siswa. Data tidak sekadar dipindahkan dari satu sekolah ke sekolah lain, tetapi perlu melalui proses yang dapat dipertanggungjawabkan.

Karena itu, surat pindah atau dokumen pendukung lainnya sebaiknya disimpan dengan baik oleh sekolah.

VervalPD Berbeda dengan Aplikasi Dapodik

Dapodik dan VervalPD memiliki fungsi yang saling berkaitan, tetapi bukan aplikasi yang sama. Dapodik menjadi sistem pendataan satuan pendidikan, peserta didik, guru, tenaga kependidikan, sarana, prasarana, dan berbagai informasi pendidikan lainnya.

Sementara VervalPD lebih berkaitan dengan verifikasi dan validasi data peserta didik yang sudah masuk dalam ekosistem data pendidikan.

Perbedaan fungsi tersebut dapat digambarkan secara sederhana:

LayananFungsi Utama
DapodikPendataan satuan pendidikan dan data pendidikan
VervalPDVerifikasi dan validasi data peserta didik
SDM DataPengelolaan akun dan akses tertentu
Referensi DataMelihat referensi dan informasi data pendidikan
EMISPendataan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama

Untuk sekolah di bawah Kemendikdasmen, operator perlu memahami hubungan antara Dapodik dan VervalPD agar tidak salah menentukan tempat ketika menemukan masalah data.

Dapodik 2026 Sudah Mengalami Beberapa Pembaruan

Pada 2026, aplikasi Dapodik terus diperbarui. Laman resmi Dapodik Kemendikdasmen mencatat Dapodik 2026.c dirilis pada 20 Januari 2026. Versi tersebut antara lain memperbaiki bug saat menyimpan pembelajaran, menyesuaikan validasi NIP serta TMT PNS/CPNS ASN, dan mengaktifkan fitur melanjutkan semester untuk beberapa data pembelajaran.

Sebelumnya, Dapodik 2026.b juga membawa sejumlah pembaruan, termasuk penyesuaian data Sekolah Rakyat, referensi buku, serta perubahan pada pendataan kelistrikan dan layanan internet sekolah.

Pembaruan aplikasi Dapodik penting diperhatikan karena operator yang masih menggunakan aplikasi versi lama dapat mengalami perbedaan fitur atau validasi.

Karena itu, ketika akan melakukan perbaikan data peserta didik, pastikan aplikasi Dapodik yang digunakan sudah mengikuti versi yang ditetapkan pada periode berjalan.

Cara Memastikan Data Setelah Perbaikan

Perubahan data tidak selalu langsung terlihat di seluruh layanan. Sistem membutuhkan waktu untuk melakukan pemrosesan dan sinkronisasi.

Setelah melakukan perubahan melalui VervalPD, operator dapat kembali memeriksa status data setelah proses selesai. Jika data belum berubah, jangan langsung mengajukan perubahan berulang kali.

Periksa terlebih dahulu apakah pengajuan sudah diterima, apakah terdapat dokumen yang ditolak, atau apakah masih ada proses validasi yang belum selesai.

Untuk layanan tertentu yang mengambil data dari Dapodik, Kemendikdasmen menyebut perubahan data dapat membutuhkan waktu hingga maksimal 1 x 24 jam setelah pemutakhiran Dapodik.

Masalah Login VervalPD Bisa Berasal dari Akun

Tidak bisa masuk ke VervalPD tidak selalu berarti situs sedang rusak. Masalah dapat berasal dari akun, password, hak akses, autentikasi, atau sistem SSO.

Jika muncul keterangan akun tidak terdaftar, operator perlu memastikan akun yang digunakan memang akun yang memiliki akses ke layanan tersebut.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dicoba:

  • Pastikan username atau email benar.
  • Periksa kembali password.
  • Pastikan akun operator masih aktif.
  • Coba login melalui browser lain.
  • Bersihkan cache dan cookie jika halaman tidak berjalan normal.
  • Pastikan koneksi internet stabil.
  • Periksa apakah sistem sedang mengalami gangguan.
  • Jangan berulang kali memasukkan password yang salah.

Jika masalah berada pada hak akses akun, penyelesaiannya perlu dilakukan melalui pengelolaan akun atau pihak yang memiliki kewenangan.

Jika VervalPD Tidak Bisa Dibuka

Gangguan pada layanan online dapat terjadi karena pemeliharaan sistem, masalah server, jaringan, atau perubahan alamat layanan. Pada Juli 2026, salah satu layanan pemantauan pihak ketiga bahkan mencatat domain VervalPD New2 tidak memberikan respons HTTP 200 pada saat pemeriksaan. Catatan semacam itu bukan sumber resmi pemerintah, sehingga hanya dapat dijadikan indikasi bahwa gangguan akses memang mungkin terjadi.

Jika VervalPD tidak bisa dibuka, operator dapat mencoba membuka kembali beberapa saat kemudian. Jangan langsung menggunakan situs alternatif yang tidak jelas karena data peserta didik merupakan informasi yang harus dikelola melalui layanan resmi.

Informasi mengenai aplikasi dan layanan Dapodik dapat dipantau melalui laman resmi Dapodik Kemendikdasmen. Laman tersebut menyediakan installer, patch, prefill, panduan, serta riwayat perubahan aplikasi Dapodik.

Dokumen Pendukung Menentukan Kelancaran Verval

Operator sebaiknya menyiapkan dokumen sebelum melakukan perubahan data. Hal ini terutama berlaku untuk perubahan identitas peserta didik yang berkaitan dengan nama, tanggal lahir, NIK, atau NISN.

Dokumen yang digunakan harus benar-benar milik siswa yang bersangkutan. Jangan menggunakan dokumen siswa lain hanya karena namanya sama atau memiliki tanggal lahir yang serupa.

Untuk kasus tertentu, dokumen perpindahan sekolah juga diperlukan. Semakin jelas dokumen yang tersedia, semakin mudah operator menjelaskan alasan perubahan ketika proses verifikasi dilakukan.

Verval Data Peserta Didik Perlu Dilakukan Secara Teliti

Verval PD New2 bukan sekadar tempat untuk mengubah data siswa. Layanan tersebut berkaitan dengan proses memastikan bahwa data peserta didik yang digunakan dalam sistem pendidikan benar-benar sesuai dengan identitas dan kondisi sebenarnya.

Operator perlu memeriksa residu, membandingkan data dengan dokumen resmi, menangani NISN atau NIK yang bermasalah, serta mengikuti prosedur ketika terdapat siswa ganda atau peserta didik yang berpindah sekolah.

Pada 2026, pentingnya data pendidikan semakin besar karena Dapodik digunakan sebagai dasar berbagai program pemerintah. Kemendikdasmen bahkan menyebut Dapodik sebagai parameter penting dalam penentuan sasaran sejumlah program pendidikan.

Karena itu, ketika menemukan data peserta didik yang bermasalah, langkah terbaik bukan sekadar membuat data terlihat valid, tetapi memastikan setiap perubahan benar-benar sesuai dengan dokumen resmi. Setelah proses verval selesai, data juga perlu dipantau kembali agar hasil perbaikannya masuk dengan benar ke dalam sistem pendidikan.